myBlog. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 24 Mei 2012

TRICHOMONIASIS pada wanita



Trichomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh serangan protozoa parasit Trichomonas vaginalis. Trichomoniasis merupakan infeksi yang biasanya menyerang saluran genitourinari; uretra adalah tempat infeksi yang paling umum pada laki-laki, dan vagina adalah tempat infeksi yang paling umum pada wanita. Penggunaan kondom dapat menolong mencegah penyebaran trikomoniasis.
Class: Flagellata
Family: Trichomonadidae
Genus: Trichomonas
Speciees: Trichomonas vaginalis
Trichomonas hominis
Trichomonas faetus
Spesies parasit ini ditemukan pertama kali oleh Donne 1836 pada sekresi purulen dari vagina wanita dan sekresi traktus urogenital pria. Pada tahun 1837, protozoa ini dinamakan Trichomonas vaginalis. Parasit ini bersifat cosmopolitan ditemukan pada saluran reproduksi pria dan wanita.

Biologi
Parasit hidup dalam vagina dan urethra wanita dan prostata, vesica seminalis dan urethra pria. Penyakit ditularkan lewat hubungan kelamin, bahkan pernah ditemukan pada anak yang baru lahir. Juga pernah secara kebetulan ditemukan pada anak dan wanita yang masih perawan, mungkin terjadi infeksi melalui handuk dan pakaian yang tercemar. Derajat keasaman normal pada vagina adalah 4,0-4,5, tetapi bila terinfeksi akan berubah menjadi 5,0-6,0 sehingga organisme ini dapat tumbuh baik.
Patologi
Kebanyakan spesies Trichomonas tidak begitu patogen dan gejalanya hampir tidak terlihat. Tetapi beberapa strain dapat menyebabkan inflamasi, gatal-gatal, keluar cairan putih yang mengandung trichomonas. Protozoa ini memakan bakteri, leukosit dan sel eksudat. Seperti mastigophora lainnya T. vaginalis membelah diri secara longitudinal dan tidak membetuk cyste.
Beberapa hari setelah infeksi, terjadi degenerasi epithel vagina diikuti infiltrasi leukosit. Sekresi vagina akan bertambah banyak berwarna putih kehijauan dan terjadi radang pada jaringan tersebut. Pada infeksi akut, biasanya akan menjadi kronis dan gejalanya menjadi tidak jelas. Pada pria yang terinfeksi, gejalanya tidak terlihat, tetapi kadang ditemukan adanya radang urethritis atau prostitis.
Diagnosis dan pengobatan
Diagnosis bergantung pada ditemukannya trichomonas dalam sekresi penderita. Dapat juga dilakukan dengan tes haemaglutination indirek (tidak langsung).
Pengobatan dengan cara oral seperti metronidazole biasanya dapat sembuh dalam waktu 5 hari. Dapat terjadi reinfeksi kembali melalui hubungan kelamin. Obat suppositoria dan “douches” cukup baik dilakukan untuk membuat pH vagina menjadi asam. Pasangan sex juga harus diobati bersamaan untuk mencegah terjadinya reinfeksi.

TRICHOMONIASIS
Trichomonas sp merupakan salah satu flagelata genital pada manusia. Ada 3 spesies yang sering ditemukan pada manusia, yaitu :
1. Trichomonas hominis
Spesies ini habitatnya ada di usus besar manusia
2. Trichomonas tenax
Spesies ini berada dalam mulut manusia tetapi tidak memiliki arti penting dalam dunia kedokteran.
3. Trichomonas vaginalis
Spesies ini habitatnya pada daerah genital dan dapat menyebabkan patologi urogrnital dan sebagai pemicu munculnya penyakit kelamin.

Morfologi
Trichomonas vaginalis tidak memiliki stadium kista tetapi hanya ditemui dalam stadium tropozoit. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
• Bentuknya oval atau piriformis
• Memiliki 4 buah flagel anterior
• Flagel ke-5 menjadi axonema dari membran bergelombang (membrana undulant)
• Pada ujung posterior terdapat axonema yang keluar dari badan, yang diduga untuk melekatkan diri pada jaringan sehingga menimbulkan irritasi.
• Memiliki satu buah inti
• Memiliki sitostoma pada bagian anterior untuk mengambil makanan
• Perkembangbiakan dengan cara belah pasang.

Siklus hidup
Pada sebagian besar kasus, Trichomonas vaginalis ditransmisikan saat terjadi hubungan kelamin. Pria sering berperan sebagai pembawa parasit. Parasit ini berada pada saluran urethra pada pria. Seorang pria yang membawa parasit akan menularkan pada pasangannya saat terjadi hubungan seksual. Selanjutnya wanita pasangannya tersebut akan terinfeksi oleh parasit dan berkembang biak di daerah genital. Apabila wanita tersebut kemudian berhubungan seksual dengan pria lain yang sehat maka akan terjadi penularan kembali. 
Mengamati proses penularan parasit ini, maka kelompok resiko tinggi untuk mengidap Trichomoniasis adalah para wanita pekerja seks komersial dan pria yang suka berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seks serta semua orang yang memiliki kebiasaan seks bebas. 

Gejala klinis
• Pada wanita, Trichominiasis menyebabkan vaginitis (radang vagina) dengan fluor albus yang berwarna putih seperti cream dan berbuih. Bagian vulva dan cervic bisa mengalami peradangan.
• Pada pria jarang menunjukkan tanda yang jelas, tetapi dapat pula terjadi uretritis dan prostatitis.


Pencegahan penularan
Kebiasaan melakukan seks bebas ternyata dapat memicu timbulnya Trichomoniasis, sehingga upaya pencegahan infeksi lebih dititik beratkan pada  perilaku manusia. Hanya berhubungan seks dengan suami atau istri yang sah merupakan salah satu alternatif pencegahan infeksi ini. Dengan hanya berhubungan seks terhadap pasangan yang sah diharapkan dapat menekan penyebaran penularan infeksi parasit ini.
Pada wanita pekerja seks komersial, hendaknya selalu memeriksakan diri secara periodic guna mengetahui infeksi secara dini dan segera melakukan pengobatan apabila ada gejala dan tanda infeksi. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi penyebaran parasit pada pria yang berhubungan dengannya. Pada pria yang suka berhubungan seks dengan wanita pekerja seks komersial hendaknya selalu menggunakan pelindung (kondom) saat berhubungan. 
Namun demikian secara arif kita akan dapat mencegah penularan penyakit ini pada diri kita masing-masing apabila kita selalu memegang teguh ajaran agama masing-masing, karena tidak ada satu agamapun yang menganjurkan umatnya melakukan seks bebas.

Diagnosa laboratorium
Diagnosa laboratorium dapat ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan pada sample secret vagina (fluor albus) pada wanita dan secret urethra pada pria. Secara mikroskopis apabila ditemukan parasit Trichomonas vaginalis maka diagnoas laboratorium dapat ditegakkan.

0 komentar on "TRICHOMONIASIS pada wanita"

Posting Komentar

 

silviaquerida Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez